Langsung ke konten utama

Rekomendasi 3 Buku Terbaik untuk Belajar Menjadi Pengusaha

Siapa pun bisa menjadi pengusaha. Namun, tak mudah menjadi pengusaha yang meraih kesuksesan seperti yang diharapkan. Tak hanya soal modal uang, menjadi pengusaha juga membutuhkan tekad yang kuat dan bagaimanapun penting untuk mengetahui ilmu-ilmu dasar menjadi usahawan. Calon pengusaha juga harus memiliki pola pikir orang sukses.

Dengan kata lain, Anda harus bisa “bertumbuh” dan yakin bahwa di hari esok Anda bisa lebih baik dari hari ini. Untuk memahami dan memiliki pola pikir orang sukses, belajarlah dari pengusaha yang telah sukses. Caranya? Perbanyaklah baca buku khususnya buku-buku bisnis!


Buku-buku bisnis memberikan kontribusi besar dalam memunculkan pengusaha-pengusaha sukses. Karena pada dasarnya, pengusaha sukses belajar ilmu bisnis dan mendapatkan inspirasi dari pengusaha sukses lainnya.

Banyak pengusaha sukses yang dulunya belajar teori bisnis secara otodidak melalui buku. Diantara banyaknya buku bisnis yang laris di pasaran, 3 buku ini dapat menjadi rujukan untuk Anda yang ingin belajar menjadi pengusaha.

The Magic of Thinking Big, karya David Schwartz

Merintis usaha tidak akan selalu dihadapkan dengan jalan yang mulus. Anda akan dihadapkan dengan permasalah-permasalahan yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha jika Anda tidak dapat menanganinya dengan baik.

Banyak orang gagal menjadi pengusaha karena takut berpikir besar. Ini karena mereka tidak yakin terhadap dirinya sendiri dan takut gagal di awal. Padahal, para pengusaha sukses dulunya dihadapkan dengan berbagai hambatan dan mengalami kegagalan berkali-kali sebelum akhirnya berada di puncak kesuksesan.

Jika seseorang sudah tidak yakin terhadap kemampuan dirinya sendiri, maka kegagalan sudah pasti akan mengikutinya. Keyakinanlah yang menggerakkan segala kekuatan dalam diri untuk mewujudkan segala keinginan yang selama ini didambakan.

Melalui buku The Magic of Thinking Big, David Schwartz menunjukkan bagaimana kekuatan pikiran dapat memberikan perubahan terhadap kehidupan seseorang secara universal. Ia membuat program yang dirancang dengan cermat agar para pembacanya mendapatkan hasil yang maksimal di setiap aspek kehidupan, baik itu pekerjaan, keluarga, maupun pernikahan.

Melalui buku ini, Anda akan diberikan pemahaman bahwa kesuksesan berawal dari mimpi yang besar dan bagaimana mewujudkan mimpi besar itu melalui pemikiran-pemikiran besar yang akan menciptakan tindakan-tindakan yang dapat membawa Anda meraih kesuksesan.

The Psychology of Selling, karya Brian Tracy

Hampir setiap orang setuju bahwa kunci penting agar bisnis terus berkembang adalah teknik penjualan yang baik. Pengusaha pemula cenderung melupakan dasar-dasar penjualan dan hanya berfokus pada cara mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya.

Padahal, produk yang bagus belum tentu laku di pasaran jika Anda tidak mengetahui cara mendekati konsumen dan membuat mereka tertarik pada Anda dan produk Anda. Hal ini karena teknik penjualan yang baik tak melulu soal menjual produk, melainkan juga bagaimana menjual ide dan citra diri Anda.

Buku The Psychology of Selling yang ditulis oleh Brian Tracy merupakan salah satu rujukan terbaik untuk belajar penjualan dan psikologinya secara mendasar. Selain sebagai pengusaha sukses, Brian Tracy juga dikenal sebagai motivator dan trainer untuk pengembangan diri. Dalam bukunya ini, ia juga mengungkapkan teknik-teknik penjualan yang sering digunakan oleh sales profesional untuk meningkatkan kinerja penjualan di berbagai bidang bisnis.

The $100 Startup, karya Chris Gillebeau

Bisnis yang sukses tak selalu berawal dari modal uang yang besar. Chris Gillebeau melalui bukunya, The $100 Startup, semakin membuktikan bahwa siapa pun bisa menjadi usahawan yang sukses dan mencapai kebebasan finansial walaupun tidak menerima gaji bulanan yang tetap.

The $100 Startup wajib dibaca oleh para pengusaha pemula maupun mereka yang sudah lama berkecimpung di bisnis startup. Di dalamnya dibahas berbagai model bisnis yang bisa dimulai hanya dengan modal $100. Gillebeau memasukkan berbagai studi kasus yang nyata dari berbagai pelaku bisnis di mana seseorang bisa berhasil berwirausaha yang berawal dari ide bisnis sederhana meskipun ia tidak memiliki latar belakang pebisnis maupun dana besar.

Secara garis besar, The $100 Startup menyoroti bagaimana mereka yang tidak memiliki keterampilan bisnis khusus menjadi pengusaha yang sukses meraih kemerdekaan finansial dengan cara mengubah ide-ide yang terinspirasi dari passion pribadi menjadi penghasilan. Dan salah satu bagian kalimat terbaik dari buku ini adalah if we change our own life, we can help others change theirs.

Jadi, buku mana yang tertarik untuk Anda baca lebih dulu?

Postingan populer dari blog ini

Pilih Mana Beli Rumah Cash atau Cicil KPR? Ini Baik Buruknya

Beli rumah cash atau cicil KPR? Mungkin hal itu sejak lama membingungkan Anda. Ya, siapa pun pastinya ingin memiliki rumah sendiri. Terlebih bila sudah membina rumah tangga . Namun, membeli rumah bukan perkara mudah. Banyak aspek yang perlu dipertimbangkan secara matang. Termasuk dalam hal metode pembeliannya secara finansial mengingat kini semakin sulit mencari rumah yang harganya terjangkau. Seiring dengan permintaan kebutuhan yang semakin naik dari tahun ke tahun, para pengusaha properti pun menyediakan “solusi” dengan berlomba-lomba membuat banyak perumahan hingga ke daerah pinggiran kota. Rumah-rumah itu pun bisa dibeli dengan sistem KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) melalui layanan perbankan. Anda yang tidak senang terlilit hutang mungkin lebih memilih untuk menunda membeli rumah hingga uang Anda cukup untuk membeli rumah secara cash atau tunai. Akan tetapi, kenaikan harga rumah yang cenderung naik dari tahun ke tahun tak sebanding dengan kenaikan pendapatan. Hal ini mengakib...

Pengalaman Kuliah di Bandung: Dari Berburu Kontrakan sampai Jalan-Jalan

Bandung, bagi saya, bukan hanya sekedar Kota Kembang seperti yang banyak orang bilang. Setelah lulus SMA, saya mendapat restu orangtua untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Bandung . Banyak suka duka yang dilewati. Tapi bagi saya sih lebih banyak sukanya. Bandung memberi banyak cerita yang tak mudah dilupakan saat saya berkuliah di sana. Mulai dari berburu kontrakan, bertemu banyak teman baru, sampai jalan-jalan ke tempat-tempat kekinian. Seperti kebanyakan orang rantau baru pada umumnya, beberapa hari sebelum pindah ke Bandung, saya cukup repot mencari tempat tinggal. Tidak ada saudara dari ayah maupun ibu yang tinggal di Bandung. Dulu sih ada, tapi sekarang sudah pindah ke kota lain. Untungnya, saya ada teman dekat sewaktu SMA yang juga kuliah di Bandung namun beda perguruan tinggi. Karena waktu yang semakin mepet, akhirnya saya memutuskan untuk numpang sementara di tempat kost teman. Cukup nyaman tempat kost-nya. Meskipun kamar mandi di luar, tapi terawat karena setiap mi...

3 Makanan Khas Bandung yang Layak untuk Dicoba

Banyak orang yang ketagihan liburan ke Bandung. Selain karena tempat wisatanya yang beragam dan tak mungkin terjelajahi dalam satu atau dua kali kunjungan, hal lain yang membuat Bandung selalu dirindukan adalah makanannya yang enak-enak. Setuju kan? Bahkan, bisa dibilang Bandung adalah surganya makanan, mulai dari jajanan tradisional yang murah meriah hingga makanan modern yang dijual di restoran atau kafe kekinian. Untuk Anda yang baru pertama kali datang ke Bandung, pasti akan bingung memilih makanan saat di Bandung. Semuanya serba menggoda. Tapi, rasanya belum afdol datang ke Bandung kalau belum mencoba makanan-makanan khasnya yang terkenal. Dari sekian banyaknya pilihan, setidaknya 3 makanan khas Bandung ini layak untuk dicoba saat Anda liburan ke Bandung: Mie kocok Bandung punya kuliner mie khas yang bakal membuat Anda ketagihan setelah sekali mencobanya. Apalagi kalau bukan mie kocok. Makanan khas Bandung ini terdiri dari mie kuning pipih, tauge, bakso, dan irisan kiki...